Wonder, The Greatest Showman, Jumanji

Di penghujung tahun 2017 dan awal tahun 2018, saya dan S mencari waktu untuk menonton tiga jenis film yang sudah lama ditunggu-tunggu. Lebih tepatnya saya sih yang menunggu, S semacam team penggembira saja 😀 Tiga film tersebut adalah Wonder, The Greatest Showman, dan Jumanji.

Saya belum membaca buku Wonder sampai saat ini jadi alasan saya menonton filmnya karena ketertarikan saya terhadap Julia Roberts dan Jacob Tremblay yang main disitu. Kalau sudah nonton film Room pasti tidak asing dengan muka Jacob Tremblay, dia berhasil mendapatkan banyak nominasi penghargaan lewat film tersebut. Selain itu, saya juga memiliki ketertarikan untuk menonton film bertema drama keluarga.

wonder
“Wonder” (via Google Images)

Untuk The Greatest Showman, saya tertarik menontonnya karena genre film ini musikal dan Hugh Jackman main disana. Si ganteng ini memang termasuk salah satu aktor favorit saya entah-sejak-kapan jadi saya selalu berusaha menonton filmnya, apalagi saya memang menyukai genre film musikal. 

tgs
“The Greatest Showman” (via Google Images)

Kalau Jumanji, terus terang saya dan S menontonnya karena penasaran dengan isi ceritanya, apa masih sama menariknya seperti Jumanji jaman (alm) Robin Williams dulu (ketahuan umurnya yah haha), dan penasaran juga kog “The Rock” Dwayne Johnson serta Karen Gillan yang berperan jadi Nebula di Guardians of The Galaxy jadi pemain utama di film tersebut. Awalnya mau nonton Pitch Perfect 3 karena saya dan S ngikutin Pitch Perfect 1 dan 2 tapi kog niat nonton Jumanjinya jauh lebih besar haha. Ternyata pilihan kami tidak salah apalagi untuk menutup penghujung tahun 2017.

jumanji
“Jumanji 2017” (via Google Images)

Saya tidak akan membahas film tersebut satu per satu karena reviewnya sudah banyak sekali, baik dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau (mungkin) bahasa-bahasa lainnya. Saya hanya ingin mengatakan kalau ketiga film ini sangat layak untuk ditonton karena punya meaningnya sendiri-sendiri. Saya punya semacam indikator pribadi untuk film yang saya anggap bagus yakni bisa menguras emosinya saya – entah itu tertawa atau menangis – dan ketiganya mampu memberikan kepuasan seperti itu, khususnya Wonder dan The Greatest Showman.

Di Golden Globe Awards tahun ini, The Greatest Showman mendapatkan tiga nominasi dan berhasil menjadi pemenang untuk kategori Best Original Song Motion Picture, yaitu lagu “This Is Me”. Lagu tersebut adalah hasil karya Pasek dan Paul yang terkenal lewat lagu “City of Stars” di film La La Land. CMIIW tapi kalau tidak salah lagu “Running Home To You” di film The Flash juga merupakan hasil karya duo ini dan katanya mereka berdua akan membuat lagu untuk film Aladdin 2019 juga. Kita tunggu saja 🙂 Di sisi lain, Wonder pun mendapat beberapa nominasi penghargaan, salah satunya di BAFTA Film Awards yang bergengsi itu.

Untuk 2018 ini, saya menunggu beberapa film untuk ditonton, mulai dari The Post, Darkest Hour, Black Panther, Avengers Infinity War, Fantastic Beasts The Crimes of Grindelwald, dan The Man With Iron Heart yang seharusnya sudah tayang di 2017 tapi belum ditayangkan sampai saat ini. Game of Thrones season 8 masuk list juga sih tapi engga tahu bakal tayang di 2018 atau tidak 😀

 

Rgds,

Ws 😉

Advertisements

10 Comments

    1. Iya aku juga suka si Wonder. Belum baca bukunya si tapi kata teman bagusan buku daripada filmnya. Kalau film diangkat dari buku biasanya memang kurang puas yah haha. Sip selamat menonton 🙂

      Like

Thank you for your comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s