Random

Hai semua. Selamat pagi.

First of all, I want to say thank you untuk beberapa orang yang sengaja menyempatkan waktu mengirimkan pesan melalui aplikasi media sosial sekadar untuk menanyakan kabar saya. Terima kasih untuk dunia blogging yang membawa saya berkenalan dengan orang-orang baik seperti itu, saya sampai terharu.

Bulan Juni saya diawali dengan hadirnya sebuah kotak besar berwarna biru dan berpita silver yang dikirimkan oleh salah satu teman baik saya. Ceritanya teman saya ini akan segera ke Sheffield untuk melanjutkan studi S2nya di bidang hukum. Alasan itu yang membuatnya segera membereskan ‘harta bendanya’ di kost dan mengajukan resign ke kantor supaya dia masih punya waktu untuk ‘pulang’ ke Jogja dan Pontianak sebelum berangkat ke Sheffield. Well, kampung halamannya memang sama dengan saya tetapi dia amat-sangat-begitu mencintai Jogja. Jadilah dia ke Jogja sambil mupengin saya dengan foto napak tilas lokasi AADC 2, haha.. Dia bahkan sempat foto berdua dengan Mas Pepeng, pemilik Klinik Kopi yang sempat jadi figuran di AADC 2. Dan sampailah dia di Dowa..

Saya ini tidak punya bakat menyulam, menjahit, apalagi merajut, tetapi saya menyukai produk-produknya. Singkat cerita, ada sebuah merk lokal di Jogja yang namanya sudah cukup dikenal, yaitu Dowa. Teman saya ini sempat minta pendapat tentang foto produk Dowa yang dia kirimkan ke HP saya, dan dia sempat minta alamat saya karena dia berencana mengirimkan benang crochet miliknya yang belum terpakai (saya punya teman di kantor yang HOBI AKUT dengan crochet-knitting, rencananya benang itu untuk teman kantor saya).

Pada akhirnya, benang-benang itu tidak pernah sampai di alamat saya (katanya sudah dikasih ke temannya yang lain), yang datang malah sebuah tas Dowa beserta sebuah kalung bandul motif batik dan sebuah kartu ucapan. Mimpi apa saya bisa sampai dapat hadiah tas Dowa! Kalian harus lihat wajah saya ketika menerima paket kotak biru berpita silver itu tempo hari, haha.. Akhirnya saya punya tas rajut kedua yang menemani tas rajut pertama hadiah giveaway dari Mba OlenSo blessed! Bunch of thanks!

Bulan Juni juga merupakan bulan Ramadhan untuk semua kaum Muslim, dan bulan yang cukup penuh dengan ajakan untuk “buka (puasa) bersama” atau bukber. Saya sempat diajak bukber oleh Mba Christa, Mba Joice, dan Puji di Central Park tempo hari, tapi saya tidak bisa ikut saat itu. Maaf ya teman-teman. Btw, Selamat Idul Fitri juga ya untuk semua yang merayakan. Mohon maaf lahir dan batin 🙂

Kantor saya juga mengalami masa-masa lebih sibuk di bulan Juni karena beberapa hal, mulai dari peningkatan target pencapaian sebab efektif kerja di bulan Juli baru dimulai di tanggal 13 hari ini (yes, saya baru kerja hari ini, jangan envy ya, hehe), closing beberapa data penting, briefing ini dan itu, sibuk menahan emosi, sibuk mengatur otak, sibuk ngatur duit orang, repeat. Haha.. AnywayI’m in the middle of two people now, mengurus rangkaian proses yang seharusnya satu tujuan tetapi memiliki kepentingan yang cukup berbeda. Kalau tahu tentang cerita “Three Kingdoms”, keduanya ibarat Zhuge Liang dengan Zhang Fei / Guan Yu yang melayani Liu Bei, haha..

DSC_7007
IG : @winzbuch

Bulan Juni juga merupakan bulan nekatnya saya dalam memulai bisnis baru skala kecil. Saya tumbuh besar dengan berbagai jenis buku, dan salah satu mimpinya saya adalah mempunyai toko buku anak-anak khususnya buku dalam bahasa Inggris. Hadirnya peluang kecil membuat saya nekat memulai bisnis sederhana penjualan buku anak-anak dalam bahasa Inggris melalui bantuan Instagram. Untuk yang berminat, silahkan follow akun @winzbuch di Instagram ya, hehe..

Bulan Juni juga merupakan bulan saya dan teman-teman menemani salah satu teman kami yang sedang hamil dan ngidam makanan Pontianak. Tolong tahan muka pengennya ya, haha..

Screenshot_2016-07-12-23-56-35
Kuliner khas Pontianak

Bulan ini juga bulannya Euro dan – seperti biasa – saya pasti mendukung Jerman. Saya juga sempat ikut personality test dari link ini setelah diminta oleh tante saya. Hasilnya saya masuk golongan ESTJ sedangkan tante saya ISTJ. Ternyata kami punya bakat jadi “Sentinels” ya, haha.. Saya sempat nonton konser Tulus juga di Kelapa Gading ketika ybs diundang untuk mengisi salah satu acara di mal tersebut. Ah senangnya bisa nonton Tulus secara live! *edisinorak* 😀

Setelah itu edisi liburan Lebaran donk yah.. Hari terakhir kerja di kantor adalah tanggal 30 Juni 2016 dan kami pulang cepat. Saya engga punya rencana liburan di luar kota atau luar negeri, hanya ingin bertemu beberapa teman saja. Saya kurang suka liburan kesana-sini kalau sedang peak season. Ada beberapa orang yang menganggap saya aneh karena berpikiran seperti itu, dan saya juga menganggap mereka aneh karena menganggap saya aneh, LOL.

Screenshot_2016-07-13-00-36-19
Koph hoch, Jungs! Jeder fuer jeden

Saya manfaatkan waktu pulang cepat untuk nebeng ke Serpong (nebeng mobil si Zhuge Liang yang saya sebutkan di atas, haha). Saya berencana menginap 3 malam di rumah teman kecil saya. Setelah itu saya pulang ke Jakarta, menghabiskan waktu dengan nonton Euro yang membuat saya tidur subuh dan bangun siang terus sedih dan kecewa karena Jerman kalah dari Perancis di babak semifinal tapi agak senang karena Portugal mengalahkan Perancis di babak final (dan saya menang taruhan jus haha), nonton DVD dan baca buku yang tidak sempat ‘disentuh’ sebulan lebih, bolak-balik ke Serpong entah berapa kali lagi karena ada urusan, kuliner ke beberapa tempat (saya mulai rindu dengan nasi kuning banjir di Paramount Land dan kue nastar yang dijual dekat rumah teman saya!), merayakan ulang tahun anaknya teman in a simple way, dan janjian ngeteh bareng Mba Nik dan Mba Adel di Tea Et Al Plaza Indonesia.

Dan saya mulai merindukan masa-masa liburan itu sekarang…

Selamat hari Rabu ya! Live (your) life, love (your) life!

Rgds,

Ws 😉

Advertisements

16 Comments

  1. Salut, banyak pencapaian selama bulan ini. Mudah-mudahan bulan-bulan ke depan makin banyak hal positif yang bisa dilakukan, ya. Semoga bisnisnya makin berkembang dan membawa makin banyak dampak positif untuk semua orang. Kapan-kapan kita kopdaran yuk Mbak, siapa tahu ada kesempatan (itu juga kalau Mbak berkenan, hehe). Terima kasih buat rekomendasi tempat makannya, saya penasaran dengan nasi kuningnya :haha.

    Like

    1. Amin, terima kasih banyak ya Gara. Yuk kapan yah kita set jadwal (asyik, berasa uda seperti artis, haha). Berkenan sekali lah saya, kamu ini manusia langka, suatu kebanggaan bisa bertemu nanti.
      Nasi kuningnya cuma buka dari sore sampai malam tu Gara, haha.. Silahkan dicoba 😀

      Like

    1. Iya mba, namanya pertandingan pasti selalu ada yang menang dan kalah, hanya saja kemarin kalahnya Jerman itu faktor kurang beruntung, jadinya ikutan sebal, hehe..

      Like

Thank you for your comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s