Pandan Cake (Rice Cooker)

Waktu saya masih kecil, salah satu tantenya mama sering membuat kue chiffon pandan dan jeruk. Saya paling senang melihat kesibukan tantenya mama ketika sedang memasak atau membuat kue. Tangan-tangan kecilnya mampu menghasilkan beragam masakan yang disukai oleh banyak orang. Memori masa kecil itu membuat saya rindu dengan kue pandan tempo hari, dan saya memutuskan untuk membuat kue pandan menggunakan rice cooker.

Bahan-bahannya :

  • 100-125 gram butter yang sudah lunak (bisa diganti dengan VCO atau olive oil)
  • 100 gram tepung terigu (saya menggunakan all purpose flour gluten free Ladang Lima)
  • 80-100 gram gula pasir (takaran bisa ditambah jika ingin rasa lebih manis, bisa diganti dengan gula stevia)
  • sejumput garam
  • 4 butir telur suhu ruang
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1 sendok teh vanilla extract / perisa vanila / bubuk vanila
  • 100 ml susu putih cair (saya menggunakan low fat milk)
  • pasta pandan (saya menggunakan pasta pandan Koepoe-Koepoe)

DSC_6154

Cara pembuatannya :

  • Oles sedikit butter ke dalam panci rice cooker yang akan digunakan.
  • Campurkan tepung terigu, baking powder, dan sejumput garam dalam satu mangkuk. Aduk perlahan menggunakan egg whisk atau mixer.
  • Campurkan butter dan gula pasir di mangkuk lain. Aduk sampai merata.
  • Masukkan adonan tepung terigu ke dalam adonan butter secara perlahan-lahan. Selanjutnya masukkan telur satu per satu sambil terus mengaduk adonan.
  • Tuang susu cair dan vanila ke dalam adonan. Aduk sampai rata dan tekstur adonan menjadi halus.
  • Tuang 2-3 tetes pasta pandan ke dalam adonan. Aduk kembali sampai adonan menjadi halus dan berwarna hijau.
  • Masukan adonan ke dalam panci rice cooker.
  • Tekan tombol “cook” jika panci sudah dimasukkan ke dalam rice cooker.
  • Diamkan sekitar 10 menit jika tombol “cook” berubah ke tombol “warm“.
  • Tekan tombol “cook” lagi setelah 10 menit pertama berlalu. Saya mengulangi proses ini sebanyak empat kali.
  • Di proses keempat, saya periksa kondisi kuenya menggunakan tusuk gigi. Kue sudah matang jika tusuk gigi (yang ditusuk ke dalam kue) tetap bersih. Sebaliknya, ulangi proses “cook” di atas jika masih terdapat adonan kue yang menempel di tusuk gigi.

Resep di atas merupakan resep buatan saya sendiri setelah membaca banyak resep di internet, dan resep tersebut untuk rice cooker kapasitas 0,6 liter. Jika ingin mencoba resepnya dengan menggunakan rice cooker yang kapasitasnya lebih besar, saya sarankan resepnya dikali dua.

Salah satu bahan umum yang sering digunakan dalam kue pandan adalah santan. Saya bukan orang yang suka makan makanan bersantan, kecuali rendang dan kari buatan mama (colek Mariska) sehingga saya tidak menggunakan santan. Jika Anda memiliki tanaman pandan dan food processor, saya sarankan warna hijaunya diambil langsung dari tanaman pandannya. Selain lebih sehat, wangi pandannya juga lebih terasa. Saya terpaksa menggunakan pasta pandan sebab tidak ada tanaman pandan di lingkungan saya. Kalaupun ada, saya belum punya food processor 😛

DSC_6162

Satu lagi. Kalau sedang membuat adonan lebih baik fokus dengan adonannya meskipun ada Chris Martin atau Adele atau Sheila Majid di layar TV, hahaha.. Saya menuang pasta pandan terlalu banyak ketika sedang membuat adonannya! Mungkin sekitar 5-6 tetes! Huwaaaaa.. Jadinya ya seperti yang di foto, warna kuenya jadi hijau sekali, semacam hijaunya Hulk, bukan hijau pandan pada umumnya, hahahaha 😀

Meskipun rasa dan teksturnya tidak sama dengan rasa dan tekstur kue chiffon pandan buatan tantenya mama, tapi saya cukup puas dengan hasilnya karena teksturnya lembut, rasanya tidak terlalu manis, dan tentunya beraroma pandan. Setidaknya saya bisa makan kue pandan buatan sendiri sambil menikmati segelas teh hitam hangat kesukaan saya.

Selamat menikmati hari Minggu bersama orang-orang tercinta! :*

Rgds,

Ws 😉

Advertisements

36 Comments

    1. Buatnya tempo hari mba Nisa, post ini pakai schedule, hihi.. Mumpung niatnya lagi datang waktu itu. Iya mba, pakai rice cooker soalnya belum punya oven 😛

      Like

  1. Wien, kamu rajin sekali…hehe buat kue pakai rice cooker harus rajin liat-liat jam karena tiap 10 menit mesti ganti tombol cook sampe 4x…huahh…klo g udah ga sabaran..hahahaa kenapa ga pakai kukusan aja wien?

    Like

    1. Ahahaha, selama ini sebenarnya lebih banyak pakai feeling 😀
      Engga punya alatnya, lagipula kue dalam rice cooker sifatnya sudah seperti steam cake, hehe

      Like

              1. tidak apa-apa mbak, saya juga sebisanya saja di sini… jadi minim banget nge blog walking nya…

                kemarin cuma ketemu pewarna merah dan hijau mbak, nggak ada pasta perasa 😦

                Like

Thank you for your comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s