Asa dan Cita

Better late than never.. Nampaknya kalimat tersebut cocok dengan kondisi saya saat ini, kondisi dimana saya sudah tidak produktif dalam dunia blogging selama lebih dari 1 bulan, hahaha..

Bukannya saya tidak menyempatkan waktu untuk menyelesaikan draft-draft saya, tapi saya memang lebih memilih untuk menghabiskan waktu saya dengan orang lain; sebuah waktu untuk menciptakan kebersamaan yang kelak akan menjadi sebuah memori 🙂

Seperti bulan Juni kemarin.. Di bulan tersebut, saya harus rela ‘kehilangan’ beberapa orang yang saya sudah anggap seperti teman baik, mereka yang selama ini sudah berbagi suka duka (ceilah), yang selama ini sudah berupaya untuk mendukung saya dalam berbagai kondisi. Orang-orang tersebut adalah Fidel, Hendrik, dan Wisnu.

Fidel dan Hendrik merupakan rekan kerja saya di kantor. Interaksi kami bisa dibilang cukup sering sehingga saya bisa cepat akrab dengan mereka meskipun baru mengenal mereka belum sampai setengah tahun ini. Di tengah keakraban hubungan kami, mereka berdua harus pindah kantor karena satu dan lain hal. Sedih sih, tapi saya akan tetap mendukung pilihan mereka selama hal tersebut adalah hal yang baik. Hidup adalah pilihan dan manusia memang sedarinya membutuhkan perubahan ke arah yang lebih baik.

So, saya dan beberapa teman lainnya menyempatkan waktu untuk farewell party dengan Fidel dan Hendrik setelah jam kantor. Dress code kami saat itu adalah hitam. Jangan tanya kenapa, no reason soalnya, haha..

Searah jarum jam : Fitri, Hendrik, saya, Vanessa, Yudi, Fidel, dan Fendi
Seafood tomyum! Pedas asamnya sesuatu bangettt!!

Lanjut ke Wisnu. Nah, yang satu ini adalah (mantan) teman kost saya. Dalam postingan tentang kost, saya menuliskan bahwa “awalnya saya kurang mengenal penghuni di tempat yang baru, padahal saya sudah tinggal 2 tahun lebih”, dan hal ini terjadi dengan Wisnu, haha.. Dia sudah stayed di kost ini lebih dari 1 tahun tetapi kami tidak saling mengenal. Hal ini mungkin terjadi sebab kami tidak tinggal di lantai yang sama, sudah bekerja, dan jarang bertemu. Interaksi kami mulai cukup akrab sejak Wisnu memutuskan untuk pindah ke lantai kami. Kami? Yes kami, saya dan Ci Dewi 😀

Shortly afterwards, terbentuklah grup di WhatsApp beranggotakan 8 orang. Meskipun badannya paling tinggi di antara kami berdelapan, tapi Wisnu merupakan anggota paling muda sehingga dia cukup sering dipanggil “xiao di di”. Layaknya orang yang masih muda (saya juga masih muda), Wisnu masih terlalu aktif dalam beraktivitas di luar kost sehingga kami masih cukup jarang bertemu dengan dia. Tapi jika kami semua sudah bertemu, segala bentuk cerita dan tawa bisa keluar tanpa mengingat waktu, mulai dari bola, hantu, kartu, makanan, minuman, aktivitas kantor, perangai masing-masing boss, TTM, pacar, keluarga, sampai rencana melanjutkan studi.

Lagi-lagi, di tengah keakraban hubungan kami semua, Wisnu memutuskan untuk resign dari kantornya dan kembali ke Bandung. Back for good, katanya. Dia memutuskan untuk kembali ke lingkungan keluarga dan mulai membantu usaha sang papa sambil memikirkan rencana melanjutkan studi di Eropa. So, saya kembali ikut serta dalam farewell party kedua di bulan Juni.

Abaikan piring-piring kosong nan berantakan ini

Meskipun jumlah piring kosong di foto atas nampaknya cukup banyak, tapi sayangnya Wisnu tidak bisa ikut makan bersama kami saat itu. Dia sedang dalam perjalanan menjemput sang kekasih hati dan merelakan teman-teman kostnya yang sudah sangat kelaparan untuk memesan makanan terlebih dulu. Alhasil ketika dia sampai di lokasi, semua makanan yang kami pesan sudah ludes des des.. Kami kenyang, Wisnu pusing. Ya iya donk pusing, dia kudu rela bayarin makanan yang dia engga makan, hahaha.. Lebih pusing lagi setelah dia melihat angka di bon pembayaran yang – katanya – mengurangi 1 digit angka di tabungannya 😀 LOL

Tapi Wisnu tetap cheers ketika foto bersama dengan kami semua (abaikan kantong plastik merah dan muka ngantuknya kami ya).

Searah jarum jam : Mich, Bu Eros, Randi, Wisnu, Ko Arief, Dalbert, saya, Ko Jo, Ci Dewi, dan dedek bayi

Sesampainya di kost, Wisnu minta tolong difoto dengan Bu Eros. Beliau adalah mba kost kami yang sering memanggil Wisnu dengan sebutan “Den Wisnu” 😀

Wisnu dan Bu Eros

Keesokan harinya merupakan hari terakhir Wisnu berada di kost. Sebelum bertolak ke Bandung, dia ternyata menyempatkan diri untuk menuliskan kata-kata seperti foto di bawah ini. Dia menaruh kertas ini bersama sebuah kaos kuning di dalam keranjang baju saya.

Little surprise dari Wisnu, hahaha..

Saya memberikan judul “Asa dan Cita” dalam postingan kali ini sebab saya merasa kedua kata tersebut cukup mewakili isi cerita Fidel, Hendrik, dan Wisnu. Asa adalah harapan dan cita adalah impian. Apa yang mereka lakukan semata-mata demi asa dan cita mereka masing-masing, meskipun hal tersebut membuat kami tidak berada di satu tempat yang sama lagi. Puji Tuhannya, kami semua masih keep in touch sampai saat ini. Setiap hal baik membutuhkan pengorbanan yang baik, lagipula setiap pertemuan pasti ada perpisahan bukan? 😉

Friendship multiplies the good things in life and divides its evils. Strive to have good friends for life without friends is life on a desert. Goodbyes aren’t forever. Goodbyes aren’t the end. Until we meet again, dudes. Break a leg 🙂

Rgds,

Ws 😉

Advertisements

4 Comments

  1. finally, ketemuan lagi di blog Wien *kesannya uda bertaun2 lo ga nge-blog :p
    yup wien, keep in touch itu yang terpenting walo jarang tatap muka at least masih kontek2 itu perlu bgt 🙂

    Like

  2. Iya, kadang banyak hal yang mungkin harus didahulukan di luar dunia maya sehingga kita jeda dulu barang beberapa saat. Saya pun demikian, akhir-akhir ini. Namun yang penting saya tahu kalau saya sudah melakukan yang terbaik :hehe.
    So, this is about farewell. Perpisahan memang sesuatu yang tidak mengenakkan tapi harus dilakoni, karena dari setiap pertemuan ada perpisahan. Suka dengan quote-quote-nya, ngena banget :hehe. Semoga kalian semua selalu sehat dan bisa terus keep in touch ya :amin.

    Like

Thank you for your comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s