MTS

Sewaktu di Singapura, saya diajak ke Madame Tussaud Singapore (MTS). Keinginan ke Madame Tussaud memang sudah ada sejak lama, tapi belum kesampaian karena belum ‘meninggalkan jejak’ di Thailand dan Hongkong. Jadinya tak pikir yawis cobain dulu deh MTS, mumpung saya dapat tiket masuknya dengan harga lebih murah sekitar 14 SGD daripada harga normal. Lumayan kan? Hehe.. So, cuslah saya ke Sentosa. Mumpung ada waktu.

Semua foto di bawah ini adalah hasil motret dari tangan saya sendiri, no edit and no filter addedEnjoy! 🙂

April 11th, 2015

Device : Sony Xperia Z Ultra

DSC_2561
Diawali dengan pajangan telur-telur bernuansa Paskah

DSC_2563
MTS tampak depan
DSC_2573
Pengunjung harus melewati jalan kecil ini
DSC_2574
Replika di jalan kecil
DSC_2575
Replika di jalan kecil
DSC_2579
Tiket masuknya

Sebelum sampai ke ruang patung lilinnya, para pengunjung akan disuguhkan semacam live teater yang menceritakan perjalanan Singapura dari awal mulanya sebelum dijajah, sampai bagaimana Singapura menjadi salah satu negara super maju saat ini.

Saya – yang memang menyukai seni pertunjukkan – merasa sangat excited! Durasinya sekitar 30 menitan dan bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris. Live teaternya dimulai dari ruangan ini.

DSC_2589
Katanya ini peta Singapura jaman dulu
DSC_2600
Salah satu pemain di live teaternya
DSC_2604
Katanya ini Raffles. Muka dan bibirnya bisa bergerak. Salah satu efek yang bagus.
DSC_2612
Salah satu pemain di live teaternya
DSC_2613
Sosok paling kanan juga bisa bergerak pelan. Sisanya patung semua.
DSC_2615
Patung mengenai rakyat Singapura jaman dulu
DSC_2617
Patung mengenai rakyat Singapura jaman dulu
DSC_2618
Patung mengenai rakyat Singapura jaman dulu
DSC_2619
Patung mengenai rakyat Singapura jaman dulu

Setelah melewati ruangan ini, kami diajak untuk masuk ke bioskop Singapura jaman dulu, tapi sayangnya kami tidak boleh mengambil gambarnya sama sekali.

Next stop Boat Ride. Para pengunjung diajak untuk naik perahu (hanya boleh 1 kali saja) yang mengelilingi sebuah rute kurang lebih 5 menitan. Ada beberapa patung tentang esensi Singapura di sepanjang rute tersebut.

DSC_2623
The Merlion
DSC_2624
Marina Bay Sands
DSC_2627
F1 (ada yang tahu siapa pembalap di belakang mobil tersebut?)
DSC_2631
Seni pertunjukan Chinese jaman dulu
DSC_2632
Sri Mariamman Temple, isn’t it?
DSC_2633
Barongsai

Setelah menaiki Boat Ride, pengunjung akan diajak ke ruangan patung lilinnya. Pengunjung akan diberikan pertanyaan acak sebelum memasuki ruangan tersebut.

Saat itu saya ditanya siapa penggagas Madame Tussaud? Jujur saya engga tahu loh jawabannya, tapi karena di samping ruangan ada foto wanita bernama “Marie Tussaud“, yawis saya iseng jawab itu. Eh ternyata jawabannya benar, hahaha.. Yawis, masuk deh ke dalam ruangannya.

Cukup bangga karena patung pertama di ruangan tersebut adalah presiden pertama kita, Ir. Soekarno 🙂

DSC_2638 DSC_2641 DSC_2643 DSC_2645 DSC_2646 DSC_2649 DSC_2652 DSC_2653 DSC_2654 DSC_2660 DSC_2664 DSC_2665 DSC_2670 DSC_2671 DSC_2676 DSC_2679 DSC_2683 DSC_2687 DSC_2689 DSC_2693 DSC_2694 DSC_2696 DSC_2699 DSC_2701 DSC_2703 DSC_2704 DSC_2705 DSC_2707 DSC_2709 DSC_2712 DSC_2713 DSC_2716 DSC_2719 DSC_2710 DSC_2721 DSC_2724 DSC_2732 DSC_2733 DSC_2735 DSC_2741 DSC_2744 DSC_2748

Sebenarnya masih cukup banyak patung yang belum saya foto soalnya saya engga tertarik atau mengenali orang yang menjadi model patung itu, hahaha.. Besides, saat itu pengunjung MTSnya cukup ramai dan (maaf) tidak tahu aturan. Satu pengunjung bisa foto dengan satu model lebih dari 10 kali.

Saya hitungin loh, soalnya saya keki, mau foto patungnya saja mesti rebutan begitu, hahaha.. Paling kasihan si sama patungnya David Beckham. Baru ketemu patung sudah begitu yah, apalagi kalau ketemu orangnya langsung. Makanya jangan heran kalau hasil foto-foto saya tidak terlalu memuaskan soalnya saya harus mengambil objeknya dalam waktu sepersekian detik sebelum ‘direbut’ kembali oleh orang lain.

Kadang merasa beruntung juga karena saya bukan orang yang suka difoto, hahaha..

DSC_2749
Awalnya saya mau membeli gelas ini soalnya terkesan unik di mata saya, tapi harganya sekitar 25 atau 30 SGD, dan berat banget. Engga jadi beli deh..
DSC_2751
Souvenir Room. Looking for something?
DSC_2752
Diakhiri dengan pajangan telur bernuansa Paskah

Oya, di awal-awal live teater itu ada pemutaran video tentang founding fathers Singapura juga. Videonya berbentuk percakapan empat orang, tapi saya lupa siapa saja nama orangnya, hahaha.. Sayangnya kami tidak boleh merekam video tersebut, padahal effects dan soundnya bagus sekali.

Overall saya merasa cukup puas berada di dalam MTS karena bisa belajar lebih banyak tentang sejarahnya Singapura juga. Tapi menurut saya harga (normal) tiket masuknya kurang worth it dengan isi di dalamnya. Untung yah saya dapat tiketnya dengan harga miring, hehe.. Lucky me 😉

Dari semua patung disana, saya paling suka dengan patung The Beatles dan Andy Lau, soalnya saya ngefans dengan lima orang ini, hahaha.. Patung The Beatlesnya memakai tema “On The Road” yang legendaris itu. Tidak ada model patung cabang olahraga yang saya suka, walaupun ada David Beckham dan ruangan jersey, soalnya engga ada patungnya Miroslav Klose, Manuel Neuer, dan Sir Alex Ferguson disana 😀 😀 😀

MTS kurang cocok untuk orang tua yang tidak bisa berbahasa Inggris sebab pasti bosan mendengar live teater dalam waktu yang cukup lama. Belum lagi jika harus mengelilingi ruangan-ruangan di dalamnya. Soal live teaternya, saya salut dengan para pemainnya serta canggihnya teknologi yang digunakan, mulai dari image effects sampai ke sound effectsnya.

Semoga bisa ke MT lainnya lagi!

Rgds,

Ws 😉

Advertisements

7 Comments

  1. Keren banget, ada Aishwarya Rai dan tokoh-tokoh film Bollywood juga! Beberapa ada yang terlihat seperti patung lilin, tapi ada juga yang miripnya banget-banget ya Wien. Keren banget dah.
    Tapi di beberapa titik agak menakutkan sih, terutama kadang agak tidak bisa membedakan mana yang live action mana yang patung, salah-salah yang live action kita pegang-pegang, dikira patung, eh terus si patung main lirik kan berabe juga ya :hihi.
    Anyway, jalan-jalan ke sana pasti seru banget.

    Like

    1. Bli suka Bollywood ya? Haha..
      Ada beberapa patung yang dibuatin personal stagenya juga jadi memang kelihatan ‘hidup’.
      Wah, imajinasimu terlalu tinggi ni Bli, hahaha..
      Cukup seru tapi kalau lama-lama agak bosenin juga Bli.

      Liked by 1 person

      1. Dulu waktu masih kecil favorit banget :hihi.
        Iya sih, kalau sudah keseringan ke sini yang ada malah bosan, soalnya patungnya tidak ganti pose kali ya Wien :haha.

        Like

  2. MTS beda dari yang lain yaa.. ada live teater segala.. mantep banget. Kalau di Berlin kemarin biasa aja seingetku sih.. Setidaknya yang gerak2 gitu ga ada. Dan ga terlalu banyak sejarah tentang Jerman juga..

    Like

Thank you for your comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s