GERD

Tempo hari saya ijin sakit satu hari dan sorenya dengan tenaga yang masih tersisa saya memaksakan diri ke dokter langganan. Cape dan tidak enak badannya sudah berasa sekitar 4-5 hari sebelum hari itu, tapi saya masih coba jadi superwoman, berusaha kuat-kuatin diri untuk masuk kantor demi jatah uang makan demi sebongkah berlian (amen..) Jika badan ini mempunyai mulut untuk berbicara, saya pasti sudah diteriakin, hahaha..

Awalnya saya pikir saya kurang tidur karena badannya berasa letih sekali. Bukan hanya badan yang letih, daerah sekitar perut dan lambung saya juga berasa nyeri. Nyerinya itu datang tanpa diundang, pulang tanpa diantar 😀

Oleh sebab saya memang punya histori penyakit maag jadi awalnya saya pikir maagnya saya kambuh. Ternyata indikasinya tidak berhenti sampai disitu. Selain nyeri di sekitar perut dan lambung, saya juga mengalami nyeri beberapa kali di bagian dada, nyeri di kepala bagian belakang, dan berakhir dengan demam sampai 39 derajat serta aksi buang angin (*ups*).

Saya bukan tipe orang yang langsung mengonsumsi obat ketika merasa tidak enak badan / sakit. Jika sakitnya masih bisa saya tahan ya saya tahanin, jika sudah benar-benar tidak tertahankan baru deh saya minum obat. Saya hanya minum tolak angin dan panadol, masing-masing satu kali saja, sambil berusaha mencari waktu untuk istirahat, dan tentunya mengoleskan minyak kayu putih terus-menerus. Saya tidak minum obat maag karena malas kalau jadinya sulit BAB.

Tapi subuh itu tiba-tiba saya muntah, and well.. saya merasa badan ini sudah sampai pada batasnya. Akhirnya saya tidak masuk kantor dan sorenya saya memutuskan ke dokter.

Seperti biasa, saya dibawelin si dokter ketika berobat kesana, hahaha.. Histori berobatnya saya engga jauh-jauh dari maag, batuk, dan pilek. Paling banyak si maag yah. Jadinya si dokter berpikir penyakit maag saya kambuh lagi. Tapi setelah mendengar penjelasan saya, si dokter langsung bertanya : “Kamu digigitin nyamuk engga?”

Saya menggeleng karena sebagai manusia SUPER ANTI dengan nyamuk, saya pasti berusaha menjaga kulit saya untuk tidak digigitin si nyamuk-nyamuk brengkie itu, apapun jenis dan warnanya, haha.. Mulailah tensi saya dicek. 110/60, berarti normal. Suhu dicek, 37.5 derajat, oh ternyata suhunya sudah turun dari angka 39, puji Tuhan.

Ketika daerah perut saya diperiksa (dan ditekan perlahan), saya merasa agak nyeri tapi nyerinya tidak separah pagi hari itu atau hari-hari sebelumnya. Lanjut cek ke dalam lubang hidung saya yang berakhir dengan pertanyaan : “Nafasnya susah engga?”, dan saya jawab : “Engga susah si dok, cuma agak engap saja, kayak bengek gitu”. Alhasil saya dibawelin si dokter lagi karena saya ketahuan tidak menggunakan nasal spray suspension yang pernah dia kasih dulu *ampundok*

Pemeriksaan berlanjut ke analisis makanan saya selama 5 hari itu. Saya ditanya ada makan makanan pedas, santan, dan berbahan tepung terigu atau tidak ada sama sekali. Sebagai pasien yang jujur (walaupun saya tahu bakal dibawelin si dokter), saya jawab ada makan, terutama pedas dan berbahan tepung terigu, karena saya lagi suka makan bakmi dengan cabe yang banyak disini, haha..

Si dokter hanya menggeleng, dalam hati mungkin dia berpikir mengapa bisa mendapatkan pasien bandel seperti saya 😀 Selanjutnya si dokter menanyakan saya muntah apa, makanan atau cairan. Saya bilang sifatnya lebih ke cairan tetapi rasanya asam.

Kesimpulan si dokter, saya menderita GERD yang menurutnya lebih berbahaya daripada maag. Si dokter lebih suka saya mencari tahu “apa itu GERD” di internet dan menghabiskan sisa waktu berobatnya saya dengan obrolan dan canda tawa. “Hati yang gembira adalah obat yang manjur” yah dok (Amsal 17 : 22A). Setelah pulang berobat, saya memutuskan untuk mencari tahu soal GERD.

Kalau menurut bang Wiki, GERD is a chronic symptom of mucosal damage caused by stomach acid coming up from the stomach into the esophagus. Dalam bahasa Indonesia, definisi GERD adalah penyakit yang timbul akibat ada aliran membalik dari isi lambung ke saluran pencernaan yang disebut esofagus.

Pada umumnya, makanan dan minuman dari mulut akan turun ke dalam lambung melalui esofagus. Pada perbatasan esofagus dan lambung terdapat sebuah lingkaran otot yang sering disebut Lower Esophageal Sphincter (LES) dan berfungsi sebagai pintu masuk ketika makanan/minuman masuk ke dalam lambung. LES akan menutup kembali jika makanan/minuman sudah melewati lambung sehingga dapat mencegah aliran membalik dari lambung ke esofagus.

Dalam kasus GERD, fungsi LES mengalami gangguan sehingga makanan, minuman, bahkan asam lambung akan naik ke tenggorokan atau mulut. That’s why, saya merasa mulut saya asam ketika muntah.

Sekilas rasanya definisi tersebut tidak beda jauh dengan penyakit maag. Namun, ternyata GERD memiliki perbedaan dengan penyakit maag. GERD adalah penyakit kronis yang dapat mengakibatkan kanker kerongkongan atau kanker lambung sebab asam lambung yang naik ke mulut dapat membuat luka di kerongkongan. Aduh, even si dokter bilang GERD saya masih dalam tahap pemula, tapi amit amit amit deh yah.

Si dokter sempat mengingatkan saya untuk kesekian kalinya : “No coffee, no spicy, less dairy products, no bakmi, no gorengan, no junk food, no coconut milk (santan), tidur yang cukup, and please Wien, no more stress.. Jika ada sesuatu yang tidak beres di otak, maka otak akan memerintah lambung untuk memproduksi asam lambung. Kalau kamu stress karena kerjaan, leave it, find the other ones. Kamu itu kecapean, kurang istirahat, banyak pikiran, yauda jadinya komplikasi begini. Belum puas dibawelin sama saya? Mendingan kamu kesini buat antar undangan bukannya berobat lagi” Tuh lihat, saya saja masih hafal kata-kata dokternya, hahaha..

Ada tiga obat yang dikasih oleh si dokter. Dua di antaranya tidak jauh berbeda dengan obat untuk penyakit maag, tapi ada satu obat yang harus diracik khusus di apotik.

Saat ini kondisi saya sudah mulai membaik. Nyerinya sudah hilang, aktivitas buang angin juga sudah tidak sesering tempo hari, hahaha.. Tapi saya kangen bakminya 😥

Buat yang belum tahu GERD itu penyakit apa, semoga artikel ini berguna buat kamu yah 🙂

Featured Image : http://blog.awalbros.com/

Rgds,

Ws 😉

Advertisements

7 Comments

Thank you for your comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s