meNYEPI di BALI (behind the scene)

15 September 2013.. I still remember, saya yang memang gemar mencari tahu tentang harga tiket murah di internet ( cuma sekadar mencari tahu, tidak sampai membeli tiketnya hikshiks *nangisbombay* ) entah mengapa kepikiran untuk mencari tahu tentang harga tiket murah ke Bali. Bali itu sebuah keinginan yang belum sempat menjadi kenyataan. Ketika ada chances untuk kesana pasti akan selalu dan selalu batal. Entah karena yang ajakin mendadak jatuh sakit, mendadak ditugaskan keluar kota, mendadak mesti liburan bareng keluarga, atau karena hal lainnya.

And I still remember, saya mencanangkan ( ceile bahasanya ) “harus ke Bali ASAP” sebagai salah satu resolusi saya di awal tahun 2014.

Jadi ketika menemukan promo tiket murah dari Tiger Air Mandala, saya langsung kembali menjadi provokator untuk sebagian besar teman-teman saya. Mau tahu berapa harga tiket yang saya dapatkan saat itu? Only IDR 809.800 for each person untuk pulang pergi dari Jakarta – Bali – Jakarta.

Waktu saya infokan ke teman-teman saya langsung deh banyak yang tertarik. Sampai-sampai ada 1 teman saya yang bilang seperti ini : “Serious? 800 only? How come? That’s really cheap.” Walaupun dia sudah cape-cape bilang murah tetap saja dia engga ikut juga. Haha.. Jadilah ada 4 orang – termasuk saya – yang memutuskan untuk beli tiket tsb. Teman-teman saya yang lain mengatakan harus lihat jadwal ini dan jadwal itu dulu, mulai dari jadwal ngurusin suami, jadwal ngurusin meeting, jadwal ngurusin kerjaan di luar kota, jadwal ngurusin liburan keluarga, dll.

Kalau kelamaan nungguin mereka, yang ada saya bakalan engga jadi pergi ke Bali lagi untuk kesekian kalinya. Di sisi lain, kalau mereka masih jadi kesana, belum tentu harga tiketnya masih di angka segitu. Pada akhirnya, ada beberapa teman lain yang pergi juga ke Bali di tanggal yang sama dengan saya, tapi mereka prepared semuanya sendiri. Oya, jadwal keberangkatannya itu tanggal 27 Maret 2014 dan pulang ke Jakarta lagi di tanggal 01 April 2014.

Kog pilih tanggal segitu?

Well, karena tanggal 31 Maret 2014 adalah Hari Raya Nyepi, and saya ingin sekali mencoba melewatkan hari Nyepi di Bali! Kapan lagi kan? 🙂

Kelar satu urusan, muncul satu urusan. Tiket sudah ada, partner-in-crime sudah ada, apa lagi ya? Hotel! Nah, berbekal mindset untuk ‘liburan dengan harga murah tapi tidak murahan’, saya mulai cari tahu soal hotel disana. Saya mendadak ingat dengan salah satu dosen saya waktu S1 dulu, namanya Pak LBS. Si Pak LBS ini pernah info ke saya : “kalau kamu mau ke Bali, kamu kasih tahu saya”. Iseng-iseng berhadiah, saya coba chat beliau. Oleh beliau saya dikasih referensi sebuah hotel di daerah Legian. Namanya Aroma’s of Bali.

Kalau di mbah Gugel, tampilan hotelnya seperti ini :

View lobby hotel
View lobby hotel
View kolam renang di pagi hari
View kolam renang di pagi hari
View kolam renang di malam hari
View kolam renang di malam hari
View kolam renang bagian tengah
View kolam renang bagian tengah
View kolam renang bagian belakang
View kolam renang bagian belakang
Salah satu bagian restorannya
Salah satu bagian restorannya
Tipe kamar apartemen
Tipe kamar apartemen
Tipe kamar studio
Tipe kamar studio

Kalau buat saya dan para partner-in-crime, model hotelnya sudah cocok sesuai dengan keinginan kita. Lagipula kami ke Bali bukan untuk stay in the hotel kan? Kecuali hari Nyepi tentunya.

Pak LBS juga memberikan contact person dari hotel ini dan saya langsung menghubungi yang bersangkutan. Oya, sebelumnya saya lupa info. Para partner-in-crime saya ini terdiri dari 2 orang yang sudah pernah ke Bali dan 1 orang yang belum pernah ke Bali. Dari 2 orang yang sudah pernah ke Bali, 1 di antaranya minta saya tanya ke pihak hotel, apakah hotel ini berada di dalam jalan / gang kecil atau berada di tepi jalan, karena dia menyarankan untuk mencari hotel yang lokasinya di tepi jalan. Kalau yang 1 lagi ke Balinya dalam rangka dinas kantor, jadi terserah sama saya katanya.

Tuhan itu baik banget deh! Tahu saja kalau sayanya sudah mupeng mau ke Bali, akhirnya diberikan banyak berkat mulai dari harga tiket yang terjangkau, para partner-in-crime yang memang sudah kenal dekat ( tidak bisa dipungkiri, hal ini merupakan salah satu hal yang cukup penting kalau kita mau liburan ), referensi dari Pak LBS, sampai contact person hotel yang ramah sekali. Singkat cerita, si ibu contact person menawarkan saya paket untuk tinggal di hotel + tour Bali. Nah, saya ini tipikal orang yang kalau dengar kata “tour” agak gimana gitu, kesannya mahal dan cukup engga worth it.

Si ibu ternyata paham tapi dia tidak mau menyerah. Dia memberikan ilustrasi itinerary jika saya mengambil paket tersebut. Karena saya tidak berangkat sendiri, jadi saya sebarkan ilustrasinya ke para partner-in-crime, and mereka ternyata setuju. Kenapa? Soalnya masing-masing dari kami hanya perlu mengeluarkan IDR 2.500.000 untuk biaya hotel + tournya tersebut. Mahal? Kalau buat kami, harga tersebut sudah terjangkau karena sudah termasuk juga dengan biaya driver, biaya bensin, biaya mobil, biaya makan siang dan makan malam, biaya tiket masuk objek wisata, and biaya antar jemput bandara-hotel-bandara. Kalau masih bilang mahal sih keterlaluan yaa.. Haha.. Jangan tanya saya bagaimana perhitungan atau pembagian harganya, saya tahunya dikasih harga 1 paket sudah segitu. Tidak mau tanya apa-apa lagi, saya langsung booking hotelnya.

Saya pernah melihat status update teman saya di hotel ini, dan saya tanyakan ke teman saya itu. Maklum, walaupun sudah diberikan harga terjangkau dan sudah melihat foto-fotonya di mbah Gugel, saya masih punya sedikit kecemasan, takutnya ini dan itu. Di sisi lain, brand hotel ini belum terkenal seperti hotel-hotel bintang lima lainnya. Dari teman, saya mendapatkan respon positif tentang hotel ini. And itu cukup menambah keyakinan saya kalau saya engga salah milih hotel, haha..

Kalau ditotalkan, masing-masing dari kami hanya mengeluarkan biaya IDR 3.309.800 untuk tiket, hotel, makan, mobil, bensin, dan tempat wisata selama 6 hari 5 malam disana. Sekali lagi, thanks God 🙂

Oya, ini kartu nama dari Aroma’s of Bali :

Siapa tahu ada yang ikutan mupeng, silahkan hubungi nomor telepon tsb :D
Siapa tahu ada yang ikutan mupeng, silahkan hubungi nomor telepon tsb 😀

 

Okeh, hal yang tersisa hanya packing. Yey…

Rgds,

WS 😉

Advertisements

Thank you for your comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s